16
Apr
08

Anak Masjid

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

GENERASI MUDA YANG AKTIF MEMAKMURKAN MASJID

Bila Masjid ramai dipenuhi orang-orang tua, adalah sesuatu yang sangat biasa. Sudah sewajarnya orang-tua lebih mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Karena Yakin Sudah bakal pulang kembali kepada Alloh SWT

Lebih baik lagi, kalau masjid dipenuhi oleh remaja, mahasiswa yang penuh semangat membangun Aqidah yang kuat, penuh energi memakmurkan masjid, dengan Kegiatan yang bermanfaat untuk dunia jembatan kebahagiaan di akhirat.

Bila kita adalah anak muda yang tidak bisa ceramah, jangan khawatir, Dakwah tanpa ceramah yang paling minimal ialah:

GENERASI MUDA YANG RAJIN PERGI SHOLAT BERJAMAAH Tanpa ceramah atau mengajak siapapun. Setiap langkahnya menuju masjid dicatat malaikat, Setiap ada orang yang melihatnya pergi ke masjid, Kemudian orang itu jadi tergerak hatinya pergi ke masjid walaupun tanpa diajak anak muda tsb, maka anak muda itu sudah mendapat pahala dakwah tambahan tanpa ceramah. Sehingga masjid menjadi makin makmur, penuh cahaya dan berkah.

Dakwah tanpa ceramah berikutnya yang bisa kita pilih ialah:

MENGHADIRI MAJELIS TAKLIM,

Bila Majelis Ilmu, (Majelis Taklim Tentang Aqidah ) dihadiri oleh banyak anak muda, maka insya Alloh 10-20 tahun ke depan, masa depan akan lebih baik. Karena bila makin banyak anak muda yang bertaqwa, makin mantap Iman / Aqidahnya, Jauh dari Perdukunan/ syirik, maka anak muda tersebut akan membawa berkah, sehingga Alloh SWT akan menurunkan rahmatNYA dari langit dan Bumi. Dan akan mencegah terjadinya Bencana.

Bila makin banyak anak muda yang rajin menuntut ilmu di majelis taklim, maka secara tidak langsung akan mendorong para orang-tua yang belum mau hadir. Bila ada orangtua yang hadir karena terpengaruh melihat anak muda yang rajin maka anak muda tersebut sudah berdakwah tanpa perlu menceramahi orang tua. Dan Mendapat tambahan pahala dakwah. Insya Alloh.

MEMBERSIHKAN MASJID,

Tanpa perlu ceramah, Dengan membersihkan masjid maka akan mendapat lebih banyak pahala. Jamaah lain menjadi betah ke masjid, Makin banyak orang yang ke masjid karena perasaan nyaman dan bersih maka makin banyak pahala yang diterima orang yang membersihkan masjid. Bayangkan jika sholat jumat, ada ratusan orang yang merasakan kebersihan masjid maka pembersih masjid akan mendapat ratusan pahala tambahan tanpa perlu ceramah.

MENJADI PANITIA MAJELIS TAKLIM, MEMBANTU USTADZ/PENCERAMAH, Karena belum bisa berceramah sebaiknya anak mua menjadi panitia MT dan menjadi asisten penceramah terlebih dahulu. Sambil terus menambah ilmu dengan bergaul dengan orang sholeh dan para ustadz. Pahala dakwah akan mengalir sebanyak jamaah yang hadir tanpa harus ceramah.

MENJADI GURU TPA,

Dengan menjadi guru TPA berarti sudah berlatih berceramah, dengan mengajar di depan anak-anak Taman Pendidikan ALQuran (TPA). Pahala menjadi guru TPA sangat besar dan akan terus mengalir menjadi pahala amal Jariah. Bila Ikhlash mengajar karena Alloh SWT. Kemudian ada sekian persen murid TPA yang berhasil mengajarkan Ilmu yang bermanfaat kepada anak cucunya, Maka Pahalanya terus mengalir menjadi Modal Investasi Menuju Surga. Tanpa harus ceramah di depan mimbar.

MENERBITKAN MAJALAH DINDING,

Anak Muda biasanya Lebih Kreatif, Penuh Ide Baru dan Segar, Dengan membuat majalah dinding yang secara teratur, rapi dan Indah akan meningkatkan minat IQRO / Baca anggota jamaah Masjid.

Jamaah tetap dan Jamaah Musafir yang sedang singgah di masjid akan bertambah Ilmunya, Informasi Makin Tersebar Luas. Dakwah Menjadi makin Luas , makin Gencar, dan jamaah jadi semakin berwawasan dan tidak Kuper.

Karena Mading biasanya diambil dari majalah, Internet seluruh dunia, dan bahkan akan banyak ditulis sendiri oleh generasi muda bila Madingnya makin berkembang. Bila ada 100 orang yang membaca Mading tersebut setiap jumat. Berarti anak muda yg memasang Mading tersebut sudah berdakwah tanpa ceramah pada 400 orang setiap bulannya.

MENJADI PANITIA PERINGATAN HARI BESAR ISLAM Dakwah tanpa harus berceramah yang cocok juga untuk anak muda ialah turut ambil bagian dalam penyelenggaraan/ panitia peringatan Hari besar Islam. Dengan menjadi panitia, menjadi lebih ingat makna hari-hari besar Islam dan akan mendapat pahala sebanyak jamaah yang hadir, panitia mendapat pahala dakwah tanpa harus pandai berceramah.

Biarlah Ustadz yang sudah mantap Ilmu dan amalnya yang berceramah.

by anas ayahara

motuvation writer


3 Responses to “Anak Masjid”


  1. April 17, 2008 at 10:10 am

    salam kenal akh,,, blog nya seru euy,,,,

  2. May 14, 2008 at 6:25 am

    anak masjid, itulah sbutan tuk anak2 muda yang selalu berdiam diri di masjid. Tapi bukan saja diam tanpa bekerja namun selalu memakmurkan masjid.
    memakmurkan masjid dgn segala kegiatan untuk selalu masji itu hidup dengan syiar-syiar islam

    KEEP IStIQomaAh….!!!

  3. October 11, 2010 at 3:03 am

    Asalamualaikum…wr wb…slm knl all


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


April 2008
M T W T F S S
« Mar   May »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Klik tertinggi

  • None

Tarikh Hari Ini

Kontak



Oka (My Bro)

Stop Caterpillar

Jamal Records

Organisasi Kampus Ku

Voice Of Islam

Voice of Islam

Jumlah Pengunjung

who's online

Flag Counter

Tracker

peta pengunjung

ip-location

Jumlah Pengunjung

  • 126,588 pengunjung

Iklan

Free Domain KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia



Flickr Photos

Kirkjufell

Puss Moth Caterpillar

Ice Elephant Seal - HFF

More Photos

%d bloggers like this: