
Sayyid Qutb, seorang mujahid yang menjualnya nyawanya dengan sangat murah ditiang gantung hanya untuk menegakkan tauhid. sayyid qutb pernah berkata kurang lebih seperti ini “telunjukku yang berwahdaniyah berkali-kali untuk menolak hukum thoghut“
dinegara saya, banyak sekali buku-buku karya sayyid qutb yang diterbitkan secara bebas, tetapi buku “Petunjuk Jalan” pernah dilarang karena isi pemikiran sayyid qutb yang dianggap berbahaya bagi “pemelihara thoghut”. tetapi akhir bulan ini Pro-U media menerbitkan buku ini, tetapi saya belum membaca buku ini. selanjutnya adalah kitab tafsir Fi Zhilail Quran (dibawah naungan alquran). yang sangat saya senang dengan sayyid qutb adalah gaya bahasa yang penuh dengan sastra, jadi terdapat ulama yang mentahzir beliau, karena tafsir beliau “aneh” atau tidak normal. yang saya suka ketika membaca bagian muqadimmah yaitu “aku sudah bosan berjalan dikubangan jahiliyah”. berikut adalah kisah Dua Polisi yang Menyaksikan Eksekusi atas Sayyid Qutb
Ulama, da’i, serta para penyeru Islam yang mempersembahkan nyawanya di Jalan Allah, atas dasar ikhlash kepadaNya, sentiasa ditempatkan Allah sangat tinggi dan mulia di hati segenap manusia.
Di antara da’i dan penyeru Islam itu adalah Syuhada (insya Allah) Sayyid Qutb. Bahkan peristiwa eksekusi matinya yang dilakukan dengan cara digantung, memberikan kesan mendalam dan menggetarkan bagi siapa saja yang mengenal Beliau atau menyaksikan sikapnya yang teguh. Di antara mereka yang begitu tergetar dengan sosok mulia ini adalah dua orang polisi yang menyaksikan eksekusi matinya (di tahun 1966).
Salah seorang polisi itu mengetengahkan kisahnya kepada kita:
Continue reading ‘Dua Polisi yang Menyaksikan Eksekusi atas Sayyid Qutb’


















Recent Comments